Jurusan Teknik Elektro


DIII- TEKNIK ELEKTRONIKA


Industri Pengguna

Industri Manufaktur, Industri Otomotif, Industri Elektronika, Industri Perminyakan.

Profil Lulusan

  • Electronics Technician : Tenaga Ahli Level Madya yang mampu membuat perancangan secara rinci dari sistem, rangkaian dan perangkat elektronika, baik menggunakan teknologi yang sudah ada atau yang baru; melakukan kalibrasi dan pengujian;  membuat laporan teknis; membuat rancangan antar-muka dengan peralatan atau sistem lainnya;  melakukan supervisi terhadap teknisi dan pekerja lainnya; dan selalu membaharui diri dengan perkembangan teknologi, regulasi-regulasi dan standar-standar baik nasional maupun internasional; serta, memperhatikan keselamatan kerja dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan yang terkait  bidang Elektronika.
  • Control and Instrumentation Technician : Tenaga Ahli Level Madya yang mengembangan keahliannya dalam bidang Sistem Kendalil Proses (Basic Prosess Control System), Programmable Locic Controller (PLC), Supervisory Control and Data Acquisiton (SCADA),dan Human Machine Interface (HMI)  yang mampu merancang  dan mengimplementasikan sistem kendali yang baru, menguji, mengelola dan memodifikasi sistem yang telah ada,  dan mempresentasikan hasilnya, bekerja sama dengan insinyur perancangan, insinyur operasi, staf pembelian dan staf lainnya, mampu menjalin komunikasi dengan rekanan, pemasok, kontraktor, dan otoritas terkait, mampu mengelola proyek dalam waktu, biaya, dan lingkungan yang terbatas, memahami standard yang relevan dengan keselamatan kerja dan kualitas, memberikan saran dan konsultasi, mampu membuat perangkat lunak dan pengetesannya, membuat proposal bisnis.

sumber : polban.ac.id


DIII - TEKNIK LISTRIK

Industri Pengguna

Tenaga Teknik pada Industri Jasa Konsultasi, Jasa Pembangunan, Pemasangan Pemeliharaan dan Pengujian (inspecting) Instalasi Tenaga Listrik, Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan , Instruktur/Pengajar pada Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Bidang Ketenagalistrikan

Profil Lulusan

  • Designer  – Electrical Supervisor : Ahli madya yang mampu menyelesaikan  pekerjaan perancangan instalasi  tenaga listrik, termasuk perlengkapan hubung bagi (switchgear) dan perlengkapan kontrol pada tegangan rendah sesuai dengan persyaratan pekerjaan, mengacu standard SNI/PUIL dan standard lainnya.
  • Construction – Electrical Supervisor : Ahli madya yang mampu mempersiapkan pekerjaan pemasangan,  mengidentifikasi penyimpangan hasil pemasangan, dan membuat laporan pelaksanaan, dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan, k eselamatan, dan aspek lingkungan pada wilayah kerja  instalasi listrik pemanfaat.
  • Inspection and Commisioning – Electrical Supervisor : Ahli madya yang mampu  menyelesaikan   pekerjaan inspeksi dan komisioning  instalasi tenaga listrik, termasuk perlengkapan hubung bagi (switchgear) dan perlengkapan kontrol  pada tegangan rendah  sesuai dengan persyaratan pekerjaan, mengacu standard SNI/PUIL dan standard lainnya.
  • Maintenance – Electrical Supervisor : Ahli madya yang mampu merencanakan dan mempersiapkan kegiatan pemeliharaan,  melaksanakan pemeliharaan, memeriksa dan menguji hasil pemeliharaan, membuat laporan pemeliharaan, dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan, keselamatan, dan aspek lingkungan pada wilayah kerja  instalasi listrik pemanfaat dan jaringan distribusi tegangan menengah.
  • Operation – Electrical Supervisor : Ahli madya yang mampu merencanakan dan mempersiapkan, mengoperasikan, mengidentifikasi kelainan operasi, membuat laporan pengoperasian, dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan, keselamatan, dan aspek lingkungan pada wilayah kerja  instalasi listrik pemanfaat,  gardu konsumen  ( power house ),  dan jaringan distribusi tegangan menengah.
  • Drafter – Electrical Installation : Ahli madya yang mampu mempersiapkan dan membuat gambar rancangan instalasi listrik   dengan memperhatikan syarat teknis terkait regulasi dan standard yang berlaku.
  • Contractor – Electrical Installation : Ahli madya    yang mampu membuat dokumen tender,  melaksanakan pekerjaan kontraktor instalasi listrik,  dengan memperhatikan syarat teknis terkait regulasi, pajak dan perijinan.

sumber : polban.ac.id


DIII - TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Visi

Menjadi penyelenggara pendidikan vokasi di bidang telekomunikasi dengan lulusan yang inovatif dan adaptif yang mampu bersaing secara global dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi dengan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi terapan secara berbudaya dan berwawasan lingkungan.

Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi di bidang Infrastruktur Telekomunikasi sesuai kebutuhan industri  di masa kini dan mendatang.
2. Menyelenggarakan penelitian  dan pengabdian pada masyarakat bidang telekomunikasi sesuai kebutuhan di masyarakat sehingga bermanfaat bagi pengembangan IPTEK Terapan.
3. Mengembangkan suasana akademik yang kondusif untuk meningkatkan intelektulitas, produktivitas dan kualitas kerja yang lebih tinggi.

Profil Lulusan

  • Teknisi Utama Bidang Radio Frekuensi (RF Engineer) : Ahli Madya yang mampu melakukan pengelolaan dan pengoperasian perangkat Radio Frekuensi.
  • Teknisi Utama Bidang Jaringan Telekomunikasi (Network Engineer) : Ahli Madya yang mampu melakukan pengelolaan dan pengoperasian perangkat Jaringan Telekomunikasi.

sumber : polban.ac.id


DIV - TEKNIK ELEKTRONIKA

Industri Pengguna

Industri Manufaktur, Industri Otomotif, Industri Elektronika, Pembangkit Tenaga Listrik (Power Plant), Industri Perminyakan

Profil Lulusan

  • Electronics Engineer: (Perancang, Operator, Perawatan dan Perbaikan, Pengembangan, Instruktur, Peneliti, Wirausahawan): Sarjana Sains Terapan yang mampu membuat rancangan secara rinci dari sistem, rangkaian dan perangkat elektronika, baik menggunakan teknologi yang sudah ada atau yang baru; melakukan kalibrasi dan pengetesan; membuat laporan teknis; membuat rancangan antar-muka dengan peralatan atau sistem lainnya; membuat perencanaan proyek dan menyiapkan anggarannya; melakukan supervisi terhadap teknisi dan pekerja lainnya; menghadiri rapat dengan sub-kraktor; dan selalu membaharui diri dengan perkembangan teknologi, regulasi-regulasi dan standar-standar baik nasional maupun internasional; serta, memperhatikan keselamatan kerja dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan yang terkait sistem elektronika.
  • Control and Instrument Engineer: (Perancang, Operator, Perawatan dan Perbaikan, Pengembangan : Sarjana Sains Terapan yang mengembangan keahliannya dalam bidang kontrol Proses, Sistem Kontrol Terdistribusi (Distributed Control Systems), Programmable Locic Controller (PLC), dan Supervisory control and data acquisiton (SCADA) yang mampu merancang dan mengembangkan sistem kendali yang baru, mengetes, mengelola dan memodifikasi sistem yang telah ada, menganalisis data dan mempresentasikan hasilnya, bekerja sama dengan insinyur perancangan, insinyur operasi, staf pembelian dan staf lainnya, mampu menjalin komunikasi dengan rekanan, pemasok, kontraktor, dan otoritas terkait, mampu mengelola proyek dalam waktu, biaya, dan lingkungan yang terbatas, memahami standard yang relevan dengan keselamatan kerja dan kualitas, memberikan saran dan konsultasi, mampu membuat perangkat lunak dan pengetesannya, membuat proposal bisnis. Instruktur, Peneliti, Wirausahawan)

sumber : polban.ac.id


DIV - TEKNIK TELEKOMUNIKASI

Visi

Menjadi Program Studi unggulan pada jenjang pendidikan diploma IV di bidang Teknik Informatika sehingga mampu menghasilkan tenaga profesional pengembang perangkat lunak yang kompeten, memiliki semangat terus berkembang,bermoral, dan berjiwa wirausaha.

Misi

Menyelenggarakan program pendidikan yang menghasilkan sarjana terapan di bidang Rekayasa Perangkat Lunak yang kompeten, bermoral, berjiwa wirausaha, berwawasan lingkungan serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional

Profil Lulusan

  • Ahli Frekuensi Radio (RF) : Sarjana  Terapan yang mampu melakukan perancangan, pelaksanaan , pengawasan, pengoperasian dan perawatan Jaringan berbasis teknologi nir kabel atau Radio Frekuensi   dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan layanan, keselamatan pengguna dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait infrastruktur Jaringan pada skala menengah di wilayah kerjanya.
  • Ahli Jaringan (Network engineer) : Sarjana  Terapan yang mampu melakukan perancangan, pelaksanaan , pengawasan, pengoperasian dan perawatan Jaringan berbasis teknologi  Kabel optik dan tembaga    dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan layanan, keselamatan pengguna dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait infrastruktur Jaringan pada skala menengah di wilayah kerjanya.

sumber : polban.ac.id


DIV - TEKNIK OTOMASI INDUSTRI

Visi

Menjadi Program Studi unggulan pada jenjang pendidikan diploma IV di bidang Teknik Informatika sehingga mampu menghasilkan tenaga profesional pengembang perangkat lunak yang kompeten, memiliki semangat terus berkembang,bermoral, dan berjiwa wirausaha.

Misi

Menyelenggarakan program pendidikan yang menghasilkan sarjana terapan di bidang Rekayasa Perangkat Lunak yang kompeten, bermoral, berjiwa wirausaha, berwawasan lingkungan serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional

Profil Lulusan

  • Industrial Automation Engineer (IAE) : Sarjana Sains Terapan yang mampu melakukan perancangan, pelaksanaan/operasi, pengawasan dan penjagaan tingkat layanan dari Sistem Otomasi Industri dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan sistem otomasi, keselamatan pengguna dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan terkait bidang sistem otomasi  industri Manufaktur , otomasi industri Ketenagalistrikan , otomasi industri Proses.
  • Industrial Automation Site Engineer : Sarjana Sains Terapan yang mampu melakukan perancangan terkait tahapan dan proses pelaksanaan, perancangan tahapan dan metode pelaksanaan dan memastikan tercapainya target Sistem Otomasi Industri dengan memperhatikan syarat teknis terkait keamanan sistem otomasi,  K3 dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan pada proses pembangunan sistem otomasi  industri Manufaktur , otomasi industri Ketenagalistrikan , otomasi industri Proses.
  • Industrial Automation General Intendant : Sarjana Sains Terapan yang mampu melakukan pengawasan pada proses pelaksanaan atau operasional secara menyeluruh dan memastikan tercapainya target Sistem Otomasi Industri dengan memperhatikan syarat teknis terkait sistem otomasi, K3 dan aspek lingkungan sehingga mampu menyelesaikan permasalahan pada proses pengoperasian sistem otomasi  industri Manufaktur , otomasi industri Ketenagalistrikan , otomasi industri Proses.

sumber : polban.ac.id